Skip to main content

Konser musik dunia untuk perubahan

Manado - Kemarin (20/10/10) teman saya mengirimkan sebuah link (tautan) video dari youtube melalui yahoo messenger ke saya. Sebuah video musik yang menampilkan musisi-musisi dari berbagai negara, yang menyanyikan sebuah lagu dari Ben E. King. Lagu lama yang berjudul "Stand By Me." Mungkin anda sudah pernah melihatnya, karena tanggal peng-unggahan (upload) dari video tersebut adalah tanggal  6 November 2008 yang silam, dan sudah disaksikan oleh jutaan orang. Menonton video tersebut membuat saya menjadi terharu. Sebuah keinginan dan hasrat yang begitu besar dari mereka, untuk menyampaikan bahasa perdamaian kepada masyarakat dunia melalui karya mereka. Seperti yang anda bisa saksikan pada video di bawah ini :


Courtresy of YouTube - Playing For Change
   

"Playing For Change: Peace Through Music." Bermain musik untuk perubahan, dan membuat perdamaian melalui musik. Betapa mereka begitu peduli dengan perdamaian dunia. Ada banyak musisi jalanan dan juga beberapa grup musik dari berbagai negara yang terlibat dalam proyek besar ini, yang kemudian direkam menjadi satu kesatuan dalam sebuah video klip yang sangat indah seperti di atas. Mereka adalah :  
  1. Roger Ridley dari  Santa Monica, California (vokal dan gitar)
  2. Grandpa Elliot dari New Orleans, Louisiana (vokal dan harmonika)
  3. Washboard Chaz dari New Orleans, Louisiana (instrument dari seng dan kaleng susu)
  4. Clarence Bekker dari Amsterdam, Netherlands (vokal)
  5. Twin Eagle Drum Group dari Zuni, New Mexico (perkusi)
  6. Francois Viduie dari Toulouse, Perancis (rebana)
  7. Cesar Pope dari Rio de Janeiro, Brazil (ukulele)
  8. Demitri Dolganov dari Moscow, Russia (cello)
  9. Roberto Luti dari New Orleans, Louisiana (gitar)
  10. Geraldo dan Dionisio dari Caracas Venezuela (akustik dan gitar bass)
  11. Junior Kissangwa Mbouta dari Congo (drum)
  12. Pokei Klaas dari Guguletu, Afrika Selatan (cello)
  13. Django Degen dari Barcelona, Spanyol (conga)
  14. Sinumuva dari Umlazi, Afrika Selatan (backing vokal/suara latar)
  15. Stefano Tomaselli dari Pisa, Italia (saksofon)
  16. Vusi Mahlasela dari Mamelodi, Afrika Selatan (vocal)
Begitu kreatif-nya mereka sampai terpikir membuat video klip seperti itu. Bagaimana dengan kita sebagai generasi muda Indonesia? Apakah kita hanya bisa berteriak di jalan, dan berbuat anarki? Mari kita semua belajar dari mereka. Karena mereka telah berhasil membuat sebuah konser musik dunia untuk perubahan.(cgp)

Catatan :
Anda bisa menyaksikan karya-karya lain dari "Playing for change" di- http://playingforchange.com 

Comments

Popular posts from this blog

Kamen Rider (21 Jenis Kamen Rider 1971 - 2010)

Manado - Dengan halaman blog membuatsaya bisa ngepost apa saja yang saya inginkan (sesuai norma, dan tidak mengandung unsur SARA tentunya) hari ini, entah kenapa tiba-tiba saya teringat dengan salah satu serial kesukaan saya waktu masih SMP, yaitu serial "Satria Baja Hitam" atau nama aslinya "Kamen Rider Black". Berjalannya waktu, saya tidak lagi mengikuti perkembangan serial ini. Sampai hari ini saya baru tau kalo seri Kamen Rider sudah ada sejak tahun 1971. aduch qt blum lahir itu ..... 
Berterima kasih kepada wikipedia dan google, akhirnya saya bisa mengenal  ke-20 Kamen Rider dari episode pertama di tahun 1971, sampai episode di tahun 2009, dan yang terbaru Kamen Rider ke-21 yaitu "Kamen Rider OOO" 2010. Well...berikut saya sajikan ke-21 Kamen Rider yang saya kumpulkan dari pencarian di google images... selamat berkenalan ....

Gillette, pisau cukur terbaik di dunia!

AdS-info - Janggut atau kumis sudah pasti dimiliki oleh setiap pria di muka bumi ini. Adalah hormon testosteron yang menjadi penyebab dari semuanya itu. Akan tetapi tidak semua pria berjanggut, tapi semua pria pasti berkumis, itu karena alasan ras di mana pria itu terlahir, demikianlah Tuhan menciptakan laki-laki. Misalnya pria Timur Tengah, Amerika, dan Eropa pasti memiliki janggut yang lebih lebat, ketimbang pria Asia dan Oseania. Juga tidak semua pria yang mau 'memelihara' janggut dan kumisnya. Itulah sebabnya kita mengenal yang namanya pisau cukur. Sedikit perkenalan tentang apa itu pisau cukur, berikut saya kutip dari Wikipedia: Pisau cukur atau silet adalah benda tajam berupa lempengan baja kecil dan tipis, biasanya bermata dua. Kata "silet" berasal dari nama dagang produk Gillette, yaitu nama belakang dari King Camp Gillette, pengusaha dari AS yang mencetuskan sistem pisau cukur sekali buang. Ia memulai praktik menjual alat cukur dengan murah kemudian mengambi…

Aniong Mama (Video dan lirik)

Courtesy: Youtube.com
Lirik :